BACK




KNOWLEDGE
Jangan Percaya Pada 6 Mitos Fat Loss Ini
November 21, 2018

Mengurangi berat badan adalah tujuan fitness kebanyakan orang. Namun, masih ada beberapa mitos fat loss yang seharusnya Anda tak perlu percaya. Ada banyak kesulitan ketika pertama kali melakukan berbagai tips tetapi berat badan tak kunjung menurun. Atau sudah berhasil namun beberapa waktu kemudian berat badan naik lagi. Di sekitar Anda, terdapat banyak fakta yang memang membantu Anda untuk mengurangi kadar lemak tubuh berlebih. Akan tetapi, tidak sedikit pula mitos fat loss yang berkembang dan masih dipercaya oleh beberapa orang. Berikut ini adalah beberapa mitos fat loss yang seharusnya sudah Anda tinggalkan dan tak perlu percaya dalam proses mewujudkan tubuh ideal impian Anda. 

Mitos 1: Hindari karbohidrat ketika diet

Faktanya: Mengurangi karbohidrat secara drastis bisa menyebabkan kekurangan nutrisi

Karbohidrat pastinya tidaklah berbahaya untuk program diet Anda. Bahkan bila Anda memotong asupan karbohidrat secara drastis dan kontinyu, bisa-bisa membuat tubuh Anda kekurangan nutrisi, peningkatan risiko masalah kesehatan, hingga tingkat energi yang rendah. Pada dasarnya, tidak semua karbohdirat yang ada memiliki jenis yang sama. Ada karbohidrat yang kompleks dan karbohidrat sederhana. Tentu, gula bukanlah suatu kebutuhan, tetapi menghilangkan sumber karbohidrat seperti ubi jalar, roti gandum, buah-buahan, dan sayuran, maka tubuh Anda kesulitan mendapatkan nutrisi yang baik dari makanan tersebut.

Mitos 2: Makan sedikit bisa bikin kurus

Faktanya: Mengurangi kalori dapat memperlambat metabolisme

Kalori adalah sumber energi. Ketika tubuh Anda kekurangan makanan, tubuh akan masuk ke mode kelaparan. Pada mode ini, metabolisme tubuh akan menyesuaikan dan lebih cenderung menahan lemak karena khawatir tidak akan mendapatkan suplai makanan lagi sebagai sumber energi. Tentu, ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan bukan penurunan. Mengurangi kalori secara drastis akan memperlambat metabolisme tubuh, yang lambat laun dapat meningkatkan berat badan. Daripada makan sedikit, sebaiknya cari asupan kalori yang seimbang dan sehat karena hal itulah yang dibutuhkan saat diet. Jadi, sangat penting bagi Anda yang ingin turunkan berat badan hindari membuat diri Anda menjadi kelaparan.

Mitos 3: Makanan bebas lemak adalah keharusan bagi Anda yang sedang diet

Faktanya: Biasanya jumlah kalori sama

Baik makanan bebas lemak atau rendah lemak, sering memiliki jumlah kalori yang sama dengan makanan yang mengandung lemak (zat aditif dan gula). Menurut laman Health.com, tubuh kita lebih mungkin untuk mengonsumsi produk berlabel rendah atau bebas lemak karena dikaitkan dengan kesehatan. Akan tetapi, seringkali kita lupa porsi makanan yang diasup. Lebih kecil atau justru satu porsi penuh lemak. Poinnya adalah jumlah makanan yang kita asup.

Mitos 4: Penurunan berat badan dan kehilangan lemak secara bersamaan

Faktanya: Berat badan bisa berupa air, otot, atau lemak

Tubuh Anda belum tentu mengalami penurunan kadar lemak tubuh hanya karena terjadi penurunan di timbangan. Penurunan berat badan bisa dikaitkan dengan kekurangan cairan, penyusutan otot, kekurangan lemak, atau terkadang kombinasi ketiganya. Kombinasi latihan beban dan kardio adalah cara paling efektif untuk memangkas kadar lemak tubuh yang berlebihan. Ketika massa otot bertambah, ada potensi mempertahankan atau menurunkan berat badan cenderung lebih kecil karena otot lebih padat daripada lemak. Namun, massa lemak dan persentase lemak tubuh kemungkinan akan berkurang secara keseluruhan. Ini adalah perbedaan dari fat loss atau weight loss.

Mitos 5: Bisa mengurangi lemak bagian tertentu

Faktanya: Anda bisa bangun massa otot di bagian tertentu, tapi tidak untuk mengurangi berat badan di bagian tertentu

Banyak orang yang masih percaya ini. Yaitu mereka berharap dapat mengurangi lemak di bagian yang penting seperti perut, lengan, atau paha. Meskipun ada banyak latihan yang menargetkan bagian otot tubuh tersebut, tapi kalau untuk penurunan berat badan, kita tidak bisa memilih bagian mana yang akan berkurang lebih dahulu. Hal ini karena tubuh Anda akan menyesuaikannya sendiri, bagian mana yang akan mengecil terlebih dahulu. Yang paling penting untuk dilakukan adalah melakukan olahraga, baik itu angkat beban maupun kardio. Biasanya bagian tubuh Anda yang cepat membesar akan sulit untuk mengecil. Begitu pula sebaliknya.

Mitos 6: Makan apa saja yang penting olahraga

Faktanya: Bila terus makan tidak sehat, maka akan sia-sia olahraga Anda

Ini bukan pilihan, tapi tentang tujuan Anda. Yaitu menurunkan berat badan dengan cara mengurangi lemak berlebih. Bila Anda sudah memutuskan untuk berolahraga secara rutin, maka itu harus dibarengi dengan diet atau pengaturan pola makan yang sehat. Jika hanya salah satu yang Anda lakukan, maka akan semakin sulit untuk mewujudkan goal Anda tersebut.

Keenam mitos fat loss di atas dapat membantu Anda dari berbagai kesalahan informasi yang tersebar di berbagai media. Lalu, sekarang sudah siap untuk menerapkannya?

Sumber : Duniafitness.net