> 7-DAY FREE ACCESS
BACK




KNOWLEDGE

6 Penyebab Nyeri Dada Saat Berolahraga

March 21, 2019

Banyak orang yang mengalami keluhan nyeri dada saat sedang berolahraga. Apakah Anda salah satunya? Sebagian besar mengira jika nyeri dada saat berolahraga mengindikasikan adanya penyakit jantung. Padahal belum tentu demikian, ada banyak kondisi yang bisa menjadi penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab umum nyeri dada saat berolahraga :

1. Gangguan pencernaan

Meskipun Anda mungkin menyangsikan korelasi gangguan pencernaan dengan nyeri dada, namun faktanya masalah pencernaan bisa menjadi nyeri dada. Salah satu masalah pencernaan yang paling sering menyebabkan nyeri dada adalah heartburn, yang terjadi ketika asam lambung naik sampai ke kerongkongan. Kondisi ini umumnya terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan yang memicu asam lambung naik sebelum berolahraga.


2. Otot tegang

Tulang di sekitar dada dan rusuk Anda diselimuti oleh banyak otot interkostal. Berolahraga dengan kecepatan atau intensitas yang tinggi juga bisa menyebabkan otot di sekitar dada menegang. Akibatnya, Anda mengalami nyeri dada saat berolahraga. Biasanya kondisi ini disebabkan karena Anda melakukan teknik yang salah ketika olahraga angkat beban, pull up atau squat. Tak hanya itu, dehidrasi atau kekurangan elektrolit di tubuh juga bisa menyebabkan otot di sekitar dada menegang.


3. Angina

Angina pectoris atau yang lebih dikenal dengan angin duduk merupakan rasa tidak nyaman yang disertai dengan nyeri intens di dada. Pada dasarnya kondisi ini bukanlah penyakit, tapi merupakan gejala dari penyakit jantung, seperti penyakit jantung koroner. Olahraga intensitas tinggi dan stres dapat memicu kondisi ini pada mereka yang memiliki penyakit jantung koroner.

Kurangnya suplai darah yang sampai ke jantung mengakibatkan semakin sedikitnya oksigen yang dibawa ke jantung untuk memompa darah. Akibatnya, Anda akan merasa sesak, nyeri, atau sakit di dada seperti ditusuk-tusuk. Nyeri dada yang dirasakan terkadang bisa menjalar ke lengan, leher, rahang, bahu, atau punggung sebelah kiri.


4. Asma

Jika Anda memiliki riwayat penyakit asma, nyeri dada saat olahraga bisa menjadi pemicu kondisi tersebut. Namun, tidak semua orang dengan penyakit asma lantas pasti mengalami kekambuhan gejala ketika berolahraga. Beberapa orang yang tidak memiliki riwayat asma bahkan juga bisa mengalami gejala asma seperti sesak napas dan mengi hanya saat mereka berolahraga. Olahraga bisa jadi salah satu pemicu gejala asma pada pasien dengan kondisi medis tertentu.


5. Kardiomiopati hipertrofik

Kardiomiopati merupakan suatu penyakit genetik yang menyebabkan terjadinya penebalan tidak normal di otot-otot jantung. Saat berolahraga, semua otot ikut bergerak. Termasuk otot jantung. Ketika berolahraga dengan intensitas tinggi, otot jantung seseorang yang memiliki riwayat penyakit kardiomiopati akan semakin menebal. Penebalan ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa oksigen sehingga aliran listrik menjadi terganggu. Kondisi tersebut dapat menyebabkan pusing, sesak napas, dan bahkan nyeri dada saat olahraga. Dalam kasus yang parah, seseorang mungkin juga mengalami serangan jantung bahkan henti jantung mendadak saat berolahraga karena dipicu kardiomiopati.


6. Serangan jantung

Nyeri dada saat olahraga dapat disebabkan oleh serangan jantung alias infark miokard. Serangan jantung terjadi ketika otot jantung mengalami kerusakan karena tidak bisa mendapatkan darah yang kaya oksigen. Salah satu ciri umum serangan jantung adalah nyeri dada di sebelah kiri secara tiba-tiba dengan rasa sakit yang hebat. Nyeri dada ini dideskripsikan seperti adanya tekanan, remasan, atau rasa sesak di dalam rongga dada. Anda juga bisa mengalami sesak napas. Bahkan, beberapa pasien juga mengalami keringat dingin sebelum akhirnya mengalami serangan jantung. Orang dengan riwayat serangan jantung sebelumnya akan memiliki risiko untuk mengalami jantung berhenti mendadak ketika olahraga. Kondisi tersebut membutuhkan perawatan medis segera karena bisa mengancam nyawa jika tidak diobati dengan cepat.


Dengan mengetahui keenam penyebab nyeri dada saat berolahraga, Anda mungkin bisa menganalisis manakah salah satu faktor penyebab Anda mengalami nyeri dada tersebut. Jika nyeri dada tersebut terjadi berkali-kali ada baiknya Anda memeriksakan diri ke medis.