BACK




KNOWLEDGE
Aktivitas Di Kantor Penyebab Berat Badan Naik
November 7, 2016

Berat badan terus bertambah? Saatnya mulai memperhatikan pola aktivitas yang selama ini Anda lakukan selama di kantor. Pola hidup yang Anda jalani saat seharian bekerja bisa menjadi factor penyebab naiknya berat badan.

 

Kurang bergerak, lebih banyak duduk.  Kurangnya aktivitas fisik selama jam kerja tentunya tidak sehat. Ini akan membuat lingkar pinggang Anda makin melebar. Menghabiskan banyak waktu dengan duduk di kursi juga akan menyiksa punggung Anda dan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, bahkan kematian. Ada banyak cara untuk mengurangi waktu duduk, misalnya dengan meletakkan laptop di tempat yang lebih tinggi lalu menggunakannya sambil berdiri, naik turun tangga atau sekedar berjalan-jalan saat istirahat makan siang.

Kurang sinar matahari. Duduk berjam-jam di ruang kerja ber-AC membuat Anda kurang mendapat paparan sinar matahari. Cahaya matahari dapat mempengaruhi indeks massa tubuh. DIsarankan sebaiknya tubuh terkena paparan sinar matahari selama 20-30 menit antara pukul 8 pagi hingga tepat tengah hari. Ini akan membantu Anda mengurangi kenaikan barat.

Terlalu lama menggunakan perangkat digital. Hasil studi di Kent State University, mereka yang menggunakan perangkat komputer atau telepon seluler dalam waktu yang lama, umumnya melewatkan kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik. Karena mereka jadi malas berpindah tempat dalam waktu yang lama. Kurang gerak ujungnya adalah pertambahan berat badan.

Makan di meja kerja. Pekerjaan Anda yang menuntut multitasking membuat Anda melakukan berbagai aktivitas hampir secara bersamaan. Membuat presentasi, membalas email, menelpon hingga belanja online. Hingga terkadang Anda sampai melewatkan jam makan siang, lebih memilih ngemil atau makan siang di meja kerja. Makan di situasi seperti ini membuat Anda kurang fokus dengan apa yang  dimakan. Satu jam kemudian Anda makan lagi, padahal Anda baru saja konsumsi berbagai makanan yang kalorinya sama dengan menu makan siang.